Tips Mengatasi kemalasan dalam membaca dan menghafal al-Qur'an
Written by Hidayat    Sunday, 31 May 2009 11:46    PDF Print E-mail

Dalam hidup ini sifat malas adalah salah satu sifat yang paling banyak menghambat aktivitas kita. Apalagi sebagai seorang muslim yang ingin selalu bergairah dan termotivasi untuk beramal dan ibadah untuk mencapai kesuksesan hidup. Tentu tidak bisa terpisahkan dari yang namanya semangat membara itu. Tapi tetap saja, itu semua kembali kepada diri kita masing-masing bagaimana mengatasi kemalasan tersebut.

Toh, sekuat-kuatnya rasa malas datang, kita tidak boleh membiarkannya berlama-lama berada dalam diri kita sehingga menghambat habis aktivitas utama kita. Kita harus mengenyahkan dari dalam diri kita. Khusus dalam hal ibadah kepada Allah swt, sifat malas ini harus dibuang jauh-jauh, Kenapa? Karena ketika malas itu sudah hinggap begitu lama, maka otomatis akan mengurangi kesempatan kita untuk beramal sebanyak-banyaknya. Ingat, syetan itu tidak henti-hentinya menggoda kita untuk stagnan dan 'berdiam' dalam melakukan ketaatan kepada Allah swt!

Dalam ibadah apapun itu bisa terjadi pada diri kita. Dalam kesempatan ini yang paling kita sorot adalah rasa malas untuk sekedar membaca al-Qur'an, apalagi memahami dan menghafalkannya.

Tentu, pasti di antara kita banyak yang 'menderita' sifat ini sehingga karan suliti bisa berkutik untuk sekedar membuka lembaran-lembaran al-Qur'an yang mulia..Padahal, asal tahu aja, ketika kita sudah bisa memegang al-Qur'an untuk dibaca, maka saat itulah rasa semangat itu akan datang. Belum lagi jika kita baca, renungkan, hafalkan dan selanjutnya diamalkan..

Ada beberapa tips yang bisa dijadikan landasan agar kita selalu bersemangat untuk membaca dan memahami al-Qur'an sekaligus men-cash jiwa dengan dahsyatnya siraman rohani al-Qur'an. Sehingga diharapkan ayat-ayat al-Qur'an ini menjadi sumber motivasi kita dalam hidup ini:

1. Karena kondisi semangat atau tidaknya diri kita dalam beraktivitas ini sangat bergantung sekali dengan mood, maka pompa rasa semangat itu pada waktu-waktu utama, yakni di antaranya waktu sepertiga malam atau pada waktu sholat tahajjud. Karena waktu itu, adalah saat-saat di mana jiwa kita masih kosong, ruh baru dikembalikan oleh Allah dan pikiran masih berada fitrahnya serta belum disibukkan dengan hal-hal yang berhubungan dengan duniawi. Manfaatkan kesempatan itu untuk taqorrub kepada Allah, doa, munajat dan tentunya carge dengan ayat-ayat-Nya., sehingga di pagi harinya anda bisa bersemangat dalam memulai aktivitas harian.

2. Jaga waktu-waktu sholat 5 waktu. Karena saat-saat itu adalah kesempatan untuk mengingat Allah swt. Dan perlu diingat bahwa zikrullah pada sholat adalah sebaik-baik kesempatan untuk menghilangkan rasa malas. Mohonkan pada Allah agar setiap desah nafas anda penuh dengan semangat untuk beramal baik sebanyak mungkin dan dihindari rasa malas urntuk melakukan hal apapun.

3. Luangkan waktu lebih lama untuk berada di dalam masjid usai sholat 5 waktu. Lakukan niat i'tikaf, menyendiri bersimpuh di hadapan dengan doa dan intropeksi. Dan jangan lupa lakukan ibadah baca al-Qur'an saat itu juga. Itulah aktivitas ibadah yang ideal, di dalam masjid.

4. Ketika anda melakukan pembacaan al-Qur'an seorang diri, gunakan waktu sebaik mungkin untuk mengetahui terjemahan ayat-ayat yang baru saja dibaca atau dihafal. Semakin banyak anda mengerti maksud ayat tersebut, Insya Allah rasa semangat itu akan meresap ke dalam tubuh anda. Karena al-Qur'an ini akan merangsang kita untuk selalu  berkreasi dan termotivasi. Silahkan anda buktikan sendiri. Kandungannya tidak akan pernah membuat anda puas dan akan semakin membuat kita penasaran untuk memahami lebih jauh dan mendalam lagi.

5. Lakukan tindakan. Karena ayat-ayat al-Qur'an yang kita baca merangsang diri kita untuk berbuat, bertindak, beraktivitas dan beramal sebanyak-banyaknya.

6. Seharusnya ketika kita melakukan ibadah ritual, jiwa kita otomatis akan mendapatkan semangat yang luar biasa. Tapi justru banyak orang yang setelah beribadah, malah membuatnya malas beraktivitas dan bekerja. Apa yang salah?! Apa kurang baik dalam melakukannya, kurang meresapi arti ibadah itu, tidak khusyu dan tidak yakin dengan ibadah itu sehingga hanya sebagai gugur kewajiban saja dan tidak memberikan makna hakiki?!

7. Berhati-hati dengan pekerjaan yang bisa membuat kita malas dan tidak produktif, seperti kebanyakan nonton TV karena bisa membuat otak dan pikiran kita 'diam' dan malas, berteman dengan orang-orang yang kurang menghargai waktunya dan lainnya..

8. Bergabung dan terlibat aktif dalam sebuah halaqoh, forum, komunitas, atau lembaga al-Qur'an (dan ini sudah banyak baik itu bentuknya konvensional atau juga secara online). Dan ini insya Allah akan selalu menjaga  semangat kita  dan senantiasa ada yang mengingatkan di kala rasa malas hinggap pada diri kita.

9. Banyak-banyak berdoa kepada Allah seperti yang diajarkan oleh Rasulullah saw:

Ya Allah jadikanlah al-Qur'an sebagai penyejuk hatiku, cahaya dadaku, pelenyap kesedihanku dan pelipur laraku."(al-hadits)

Berlindung dari rasa malas dan mohon diteguhkan dalam semangat:

"Ya Allah sesungguhnya Aku berlindung kepada-Mu dari sifat gundah-gulana dan rasa sedih, berlindung kepada-Mu dari rasa lemah dan rasa malas...."(Doa Rasulullah saw)


10. Yakin kepada Allah swt, karena Dialah yang mengaruniakan rasa semangat, bergairah untuk melakukan segala kebaikan dan ibadah dan menghilangkan rasa malas itu.

Dan tentu masih banyak lagi tips lainnya yang bisa membuat kita semangat terus menerus dan jauh dari sifat kemalasan..

Semoga bermanfaat....
Last Updated ( Monday, 19 October 2009 09:12 )
 

Comments  

 
0 #1 Y094 2010-07-16 19:10
Ane senang membacanya, smoga bermanfaat tuk ane n orang lain... tuk penulis smoga amalnya ibadahnya dpt balasan Allah SWT, Amin.

Quote
 

Add comment


Security code
Refresh