Realitas Muntada
Written by Administrator    Friday, 31 October 2008 06:13    PDF Print E-mail

Sejak mengikuti Pameran Buku Jakarta 2008 yang difasilitasi oleh Maghfirah Pustaka, Muntada Ahlil Qur'an mulai dikenal oleh perorangan maupun lembaga. Diantaranya meninndak lanjuti dengan permohonan bimbingan baca Qur'an maupun tahfizh Qur'an. Untuk lembaga dapat direalisasikan karena proses belajar menggunakan tempat fasilitas lembaga yang bersangkutan yaitu di Balai Besar Pelatihan Kesehatan (BBPK) Cilandak Depkes RI, dengan meminta Muntada agar memberikan Bimbingan Baca Qur'an kepada Pegawai di lingkungan BBPK Cilandak tersebut selama 10 hari di bulan Ramadhan 1429 dan dari Masjid al-Abror Jaticempaka Pondok Gede yang meminta Muntada untuk mengirim Imam Qiyamullail pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan ini juga. Sedangkan untuk perorangan belum dapat direalisasikan karena Yayasan belum mempunyai fasilitas dan sarana belajar seperti Ruang Kelas, kursi, white board dan lain-lain.

 

  • Belum adanya Kantor kesekretariatan memutuskan Muntada menggunakan tempat tinggal Staff Sekretariat, semua kegiatan, penjadwalan, koordinasi dan pembuatan proposal-proposal permohonan dana dan penawaran program dikerjakan disana dengan fasilitas yang sangat terbatas. Komputer dan nomor telepon pribadi akhirnya menjadi penunjang kegiatan kesekretariatan. Hal ini berlangsung antara 24 Juli - 12 Oktober 2008.
  • Keberhasilan Muntada dalam mengelola dan menjaga amanah dana Ifthar dari Qatar Charity Indonesia Office pada Ramadhan 1429 H ini, membuat pihak Qatar Charity kembali menanam kepercayaan dengan menyalurkan zakat fithrah melalui Muntada Ahlil Qur'an. Dan dari kegiatan Ramadhan yang dikelola Muntada tersebut menjadi satu-satunya lembaga yang ikut dipublikasikan dengan bangga oleh Qatar Charity melalui website www.qcharityid.org.
  • Sampai saat ini sekitar 15 orang bergabung dengan Yayasan Muntada laki-laki dan perempuan, diantaranya hafizh al-Qur'an 30 Juz, dan sebagian lagi memiliki hafalan Qur'an 5 - 20 Juz. Sementara itu ada sekitar 10 orang mengantri untuk dapat bergabung dengan Muntada Ahlil Qur'an. Umumnya mereka berasal dari Ma'had LIPIA, Ma'had Utsman bin 'Affan dan Ma'had al-Hikmah Jakarta.
  • Alhamdulillaah, dukungan dana mengalir dari menusia-manusia berhati berlian. Sedikit demi sedikit Yayasan memenuhi kebutuhannya. Mulai Senin, 13 Oktober 2008 menyewa dua buah ruangan untuk kantor dan untuk belajar atau pelatihan di JL. Raya Jatiwaringin No. 336 RT. 01/06 Kelurahan Jaticempaka, Pondok Gede bekasi meski hanya untuk setengah tahun. Dari dana yang terbatas-dan berkah- tersebut terbeli 2 buah meja kerja, 1 set computer, 1 unit printer dan 1 buah kursi kerja yang mengisi ruangan 4 X 9 m2. Sementara satu ruangan lagi yang berukuran sama masih kosong sama sekali.
  • Masih membutuhkan biaya yang sangat besar untuk menunjang operasional kesekretariatan dan kafalah para Guru Tahsin & Tahfizh untuk memenuhi permintaan masyarakat luas.
Last Updated ( Monday, 31 August 2009 11:40 )